Selasa, 17 Juli 2012

DI Kalahkan Oleh Nyamuk


DI KALAHKAN OLEH NYAMUK
Sebagai PANGLIMA PERANG, Raja ISKANDAR ZULKARNAEN Tidak Pernah kalah. Seluruh negeri yang di serangnya selalu menyerah. Pedangnya seperti punya mata. Dapat menundukkan siapa saja. TENTARANYA besar dan gagah berani dengan persenjataan yang begitu KUAT. Di Medan perang Iskandar Zulkarnaen adalah AHLI TAKTIK DAN SIASAT yang begitu ulung untuk memenangkan peperangan.

Sudah SEPERDELAPAN BOLA BUMI yang di kuasai oleh Iskandar zulkarnaen. Sampai akhirnya wilayah kekuasaannya MENDEKATI anak benua INDIA. Saat Ia akan menaklukan negeri itu. tatkala Ia sedang menyeberangi sungai Hindus. Pada SUATU MALAM Ia di hinggapi SEEKOR NYAMUK yang sangat kecil, dan… mengigitnya. KECIL SEKALI nyamuk Itu.., namun AKIBATNYA amat FATAL.

Raja Iskandar jatuh sakit. mengalami demam yang sangat hebat. karna nyamuk itu membawa BENIH PENYAKIT MALARIA. Dari hari ke hari SAKITNYA semakin parah. Maka, manakala Ia merasa bahwa AJALNYA sudah hampir DEKAT, Raja Iskandar memanggil orang-orang kepercayaannya. Dan BERTITAH ke pada mereka. “wahai para sahabatku, KALAU nanti AKU MENINGGAL DUNIA.masukkanlah JENAZAHKU KE dalam PETI mati. tapi buatlah lubang pada kedua sisi peti matiku itu. JULURKANLAH ke dua TANGANKU melalui lubang tersebut. Lantas TEMPATKAN peti matiku ke dalam sebuah KERETA JENAZAH yang begitu terbuka. Araklah kembali kereta itu ke Makedonia dengan lambat-lambat saja. Agar BANGSA-BANGSA yang pernah ku taklukan di sepanjang perjalanan, menyaksikan dengan mata kepala sendiri. betapa Iskandar yang agung. yang perkasa, yang SELALU MENANG PERANG. Pada waktu MATInya TIDAK MEMBAWA APA-APA. Tidak SEBONGKAH EMASPUN di genggamnya dari harta ghanimah yang begitu banyaknya. Supaya dengan demikian. Para raja, para penguasa, dan para panglima di belakangku kelak, tidak akan sombong dengan ke kuasaan mereka. SEBAB, ternyata UJUNG semua kebesaran, ke agungan, ke kayaan kecantikkan, ke jayaan adalah kematian. Yang SEMUA MANUSIA TIDAK akan pernah BERDAYA untuk menghindarinya.” 


" Robbana Maa Kholaqta hadza baathila, subhanaka fa qinaa adzaaban naar,- Robbuna Ya Tuhan Kami, tidak ada satupun yang Engkau ciptakan dengan Sia-sia. Maha suci Engkau (Tuhan) Maka Peliharalah (Hindarkanlah) kami dari siksa neraka. (QS 3:191).

Assalamu’alaykum Warohmatulloh wabarokatuh…..  
Sumber : Kisah Teladan Islami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar